Nggak Punya Apa-apa, Bukan Berarti Miskin atau Kekurangan. Bagi Kaum Minimalis Justru Sebaliknya

Kemungkinan telah jadi kodratnya jika manusia adalah makhluk konsumtif, yang selalu tidak pernah senang dengan yang telah dipunyai. Walau almari telah mesin slot terpercaya penuh, tetapi biasanya berasa tidak punyai pakaian. Isi rack sepatu dan perlengkapan yang telah sesak penuh juga, banyak yang terlewatkan hingga kemudian tak pernah dipakai. Ditambah dengan semakin gampangnya berbelanja online, makin banyak saja daftar barang yang pengin dibeli.

Tetapi sekarang, trend seolah kembali. Beberapa orang berlomba untuk kurangi barang yang dipunyai dan mengoptimalkan apa yang ada. Beberapa praktisi trend ini percaya jika beberapa hal yang dapat diperoleh dengan mempunyai sedikit barang. Trend dengan panggilan pola hidup minimalis ini rupanya bukan sebatas design aturan rumah semata, tetapi ada tujuan dan faedah yang dapat dirasa oleh mereka yang menjaringninya. Apa kamu ingin tahu lebih dalam mengenai seperti apakah pola hidup minimalis itu? Baca pembahasan Hipwee News and Fitur di bawah ini.

Ketika orang lain berasa ada yang kurang saat belum memiliki satu barang, pengikut pola hidup minimalis malah akan meminimalkan pemilikan sebuah barang dan mengoptimalkan apa yang dipunya. Mereka akan kurangi barang yang di rasa tidak demikian bermanfaat dan usaha untuk hidup simpel dan apa yang ada. theminimalists.com merilis pola hidup minimalis ialah sebuah langkah untuk dapat menolong kita mendapati kebebasan. Bebas dari rasa takut, rasa cemas, rasa sedih dan stres.

Pola hidup ini beritanya di inspirasi dari falsafah Zen Buddhist, jika less is more. Falsafah ini mengajar mengenai kesederhanaan hidup. Tuntunan yang dari Asia Timur ini fokus pada ketenangan dan pencerahan batin manusia. Seorang bisa capai ketenangan jika ia sanggup memisah beberapa hal yang penting dipikir, dan beberapa hal yang patut diacuhkan, dan sanggup melihat suatu hal tidak cuman dari 1 segi saja.

Dengan mengangkat konsep ini, orang tidak lagi berasa perlu beli beberapa barang cuman untuk kesenangan sesaat, atau untuk ditampilkan pada seseorang.

Jepang adalah salah satunya negara yang cukup kerap dirundung gempa bumi. 30-50 % cedera yang muncul karena musibah ini disebabkan karena perlengkapan yang jatuh. Oleh karena itu, mereka yang mengaplikasikan pola hidup minimalis tidak perlu kembali cemas sebab kurangnya barang yang ada di dalam rumah. Fumio Sasaki, seperti diambil dari Reuters, ialah salah seorang masyarakat Jepang yang mengaplikasikan pola hidup ini. Dia cuman mempunyai tiga baju, empat celana panjang, empat pasang kaos kaki, dan beberapa perlengkapan tidak komplet di kamar apartemennya. Tidak ada meja, bangku, atau bahkan juga tempat tidur.